Apel siaga karhutla di Kalbar. (Sumber: Bagi Kabar)

Bagi Kabar, Pontianak: Kementerian Kehutanan menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Nasional 2025 di Kalimantan Barat, Kamis (05/06/2025).

Apel yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat ini dipimpin langsung oleh Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, dan dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Barat serta sejumlah pejabat tinggi pusat dan daerah.

Dalam sambutannya, Raja Juli Antoni menyoroti penurunan luas karhutla yang signifikan di Kalimantan Barat selama lima tahun terakhir. Pada tahun 2019, luas karhutla di provinsi ini tercatat 151.919 hektare. Angka tersebut turun drastis pada 2020 sebesar 94,97%, pada 2023 turun 26,38%, dan pada 2024 menjadi 24.154,63 hektare, turun 84,10% dibandingkan tahun 2019.

Berdasarkan pemantauan hotspot dari 1 Januari hingga 30 Mei 2025, terdapat 244 titik panas di Kalbar. Angka ini menunjukkan penurunan 55,6% dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang mencatat 550 titik.

Raja pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam upaya pengendalian karhutla di Kalimantan Barat.

“Saya berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak di Provinsi Kalimantan Barat dapat terus ditingkatkan agar pengendalian karhutla berjalan lebih efektif dengan semangat kolaborasi,” ujarnya.

Apel kesiapsiagaan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan seluruh pemangku kepentingan di Kalimantan Barat dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *