Bagi Kabar, Jakarta: Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia/National Olympic Committee (KOI/NOC), Raja Sapta Oktohari memberikan dukungan penuh kepada PB ABTI untuk menurunkan timnya ke IHF Trophy Youth and Junior Women Seleksi Asia, SEA Games hingga ke Olympic Youth Games di Sinegal 2026. Bahkan untuk segera mendaftarkan nama-nama atletnya ke International Handball Federation (IHF).
“Guna meraih prestasi optimal, sudah seharusnya PB ABTI mempersiapkan atle seoptimal mungkin dalam Pelatnas dari masing-masing event internasional yang akan dituju nantinya,” kata Oktohari usai menerima kunjungan Ketua Umum PB ABTI Zulfydar Zaidar Mochtar, di Jakarta, pada Senin (11/8/2025).
Ketua Umum PB ABTI yang didampingi Sekjennya, Sanjev Vengada Rama dan Bidang Perencanaan Anggaran PB ABTI, Gilang Ramadah mengatakan, upaya memenuhi harapan tampil di berbagai event internasional, PB ABTI akan berupaya melakukan audensi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.
“Seusai menggelar seleksi menuju IHF, Kualifikasi Kejuaraan Dunia Indoor Junior dan Youth women tingkat Asia di Jakarta, PB ABTI akan mempelatnaskan atletnya di Pontianak, termasuk Pelatnas SEA Games putra putri Indoor, bahkan juga akan menggelar Kejurnas bola tangan, Oktober 2025,” ungkap Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar.
Rangkaian Pelatnas dan Kejurnas bola tangan di Pontianak nanti akan dihadiri langsung Ketua Umum (KOI/NOC) Raja Sapta Oktohari. Dengan harapan memberikan motivasi pada atlet Pelatnas Youth maupun yang sedang tampil di Kejurnas.
Dalam kesempatan pertemuan dengan Okto tidak henti-hentinya memberikan arahan kepada PB ABTI agar segera mempersiapkan atletnya tampil di IHF Tropy dan Asian Youth Games di Bahrain, Oktober 2025
Melalui kejuaraan tersebut diharapkan dapat meningkatkan para atletnya turun di Olympic Youth Games di Senegal 2026 khusus nomor bola tangan pantai (Beach). Bahkan PB ABTI bisa mendaftarkan atletnya ke International Handball Federation (IHF).
Dengan berbagai persiapan menuju event internasional, sementara ini PB ABTI terus menggunakan biaya mandiri. Upaya lebih meningkatkan prestasi para atletnya PB ABTI berharap ada bantuan dari pemerintah.
Melalui bantuan tersebut katanya, tidak menutup kemungkinan Pelatnas menuju Olympic Youth Games di Senegal 2026 waktunya lebih panjang lagi. Bahkan bisa saja mendatangkan pelatih asing, seperti persiapan menuju kejuaraan bola tangan Asia di Bali 2023, tim Indonesia putri meraih medali perunggu, sedang di putra mampu mengalahkan tim China, Bangkok dan Kuwait meski masuk urutan ke tujuh. Dan hampir tiap tahun Indonesia PB ABTI memberangkat atlet selalu mengibarkan merah putih di tingkat international.
Para pelatih yang menangani para atlet pada kejuaraan internasional Muhammada Arif menangani Asia Youth Games dan SEA Games. Dwi Chandra Hari Wibowo menangani IHF Trophy Junior Women, Abdul Kadir menangani IHF Trophy Youth Women, dan tim kepelatihan Sujarwo, Muhlisin, Rindi Fitrizal, Bimpres Suryadi Gunawan dan Casanova.

