Farhan Halim, Pemain Jakarta Bhayangkara Presisi saat diwawancarai usai menjuarai AVC Men's Champions League 2026 setelah mengalahkan Foolad Sirjan Iranian 3-1 di GOR Terpadu A. Yani Pontianak, Minggu (17/5/2026).

Bagi Kabar, Pontianak: Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) sukses menorehkan sejarah dengan menjuarai AVC Men’s Champions League 2026 usai menaklukkan lawan tangguh asal Iran, Foolad Sirjan Iranian (FSI), dengan skor 3-1 pada partai final yang berlangsung di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (17/5/2026).

Kemenangan ini menjadi pencapaian besar bagi tim voli Indonesia yang tampil impresif sepanjang turnamen. Bermain di hadapan ribuan pendukung yang memadati arena, JBP menunjukkan permainan solid dan mental juara saat menghadapi salah satu tim terkuat Asia.

Laga final berlangsung sengit sejak set awal. Foolad Sirjan Iranian memberikan perlawanan ketat melalui permainan cepat dan serangan tajam. Namun, Jakarta Bhayangkara Presisi mampu menjaga ritme permainan dan memanfaatkan dukungan publik Pontianak untuk mengunci kemenangan dengan skor akhir 3-1.

Atmosfer GOR Terpadu A. Yani menjadi salah satu sorotan dalam pertandingan puncak tersebut. Dukungan suporter yang terus menggema sepanjang laga memberi energi tambahan bagi para pemain Bhayangkara untuk tampil maksimal.

Pemain Jakarta Bhayangkara Presisi, Farhan, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari tim yang berisi pemain-pemain berlevel tinggi dan menghadapi lawan dengan kualitas dunia.

“Buat saya pribadi ini pengalaman yang sangat berharga karena bisa satu tim dengan pemain-pemain top level, lawannya juga top level. Bangga bisa memberikan yang terbaik,” ujar Farhan usai pertandingan.

Terkait peluang JBP tampil di kejuaraan dunia antarklub, Farhan mengaku masih menunggu perkembangan lebih lanjut.

“Untuk world champion nanti belum tahu, belum tahu ke depannya seperti apa,” katanya.

Farhan juga memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Kalimantan Barat yang memenuhi tribun pada laga final.

“Penonton Kalimantan Barat luar biasa. Saya sampai tidak bisa berkata-kata, komunikasi di lapangan juga susah karena begitu meriahnya dukungan,” ungkapnya.

Keberhasilan Jakarta Bhayangkara Presisi menjuarai AVC Men’s Champions League 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan tim, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di level voli Asia. (Why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *