Pemilik Optik Pontianak memberikan cenderamata ke Syekh Muhammad Jaber. (Sumber: Bagi Kabar)Pemilik Optik Pontianak memberikan cenderamata ke Syekh Muhammad Jaber. (Sumber: Bagi Kabar)

Pontianak, Bagi Kabar – Ulama kenamaan, Syekh Muhammad Jaber, kembali menyapa masyarakat Kalimantan Barat. Kehadirannya merupakan bagian dari rangkaian safari dakwah yang berlangsung di Pontianak dan sekitarnya.

Selama lima hari penuh, beliau akan mengunjungi 11 masjid yang tersebar di Pontianak dan Kubu Raya. Tujuannya adalah memperkuat semangat umat dalam mendekatkan diri kepada Alquran.

“Semakin kita dekat dengan Alquran, semakin kita kuat, berkah, dan selalu dilindungi Allah SWT,” ujarnya di hadapan jamaah yang memadati masjid.

Safari dakwah ini melanjutkan visi mendiang kakaknya, Syekh Ali Jaber. Visi tersebut adalah mencetak satu juta penghafal Alquran di Indonesia. Dengan semangat tinggi, Syekh Muhammad Jaber mengajak santri dan masyarakat untuk membaca, menghafal, dan mengamalkan isi Alquran.

“Pontianak adalah kota yang penuh semangat keislaman. Saya ingin terus hadir di tengah-tengah umat. Saya ingin memotivasi para santri agar menjadi ahlul Quran, yang tak hanya menghafal, tetapi juga mengamalkan isinya,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari tokoh masyarakat setempat. Primansyah, pemilik Optik Pontianak, menyambut baik kehadiran Syekh Muhammad Jaber. Ia menyebut kehadiran ulama tersebut memberi semangat baru bagi umat Islam di Kalimantan Barat.

“Beliau membawa pesan damai dan penuh hikmah. Semoga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk belajar dan menghafal Alquran,” ujarnya.

Sebanyak 11 masjid akan dikunjungi dalam safari dakwah ini. Beberapa di antaranya adalah Masjid Nurul Jannah, Masjid Al Muhajirin, Masjid Raya Mujahidin, dan Masjid Daarunnajah.

Safari dakwah ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi. Lebih dari itu, momen ini menjadi langkah penting dalam membumikan Alquran di hati masyarakat Pontianak dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *