Personel TNI dan tim SAR gabungan mengevakuasi korban helikopter PK-CFX dengan berjalan kaki melintasi medan terjal di Bukit Puntak, Sekadau.

Bagi Kabar, Sekadau: Prajurit TNI bersama tim SAR gabungan berhasil menuntaskan misi evakuasi delapan korban kecelakaan helikopter PK-CFX di wilayah Bukit Puntak, Dusun Gandis, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Jumat (17/4/2026) dini hari.

Operasi kemanusiaan itu dipimpin langsung Danrem 121/Alambhana Wanawai Brigjen TNI Purnomosidi. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena tim harus menembus hutan lebat, jalur terjal, dan minim akses transportasi.

Evakuasi dimulai sekitar pukul 00.04 WIB dari lokasi jatuhnya helikopter. Karena tidak tersedia jalur kendaraan, seluruh jenazah korban terpaksa dipikul secara manual oleh personel gabungan.

Sebanyak delapan korban terdiri dari dua kru dan enam penumpang dibawa berjalan kaki melewati jalur perbukitan sejauh beberapa kilometer menuju posko utama.

“Medan yang kami hadapi sangat menantang, berupa perbukitan curam dan hutan lebat. Tidak ada jalur kendaraan, sehingga seluruh kantong jenazah harus dipikul secara manual,” ujar Danrem 121/Abw.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 6,5 jam, rombongan evakuasi tiba di Posko Tim SAR Gabungan di Gereja Katolik Santo Yohanes, Dusun Gandis, pada pukul 06.30 WIB.

Selain mengevakuasi korban, tim juga berhasil mengamankan barang-barang milik penumpang serta black box helikopter untuk kepentingan investigasi lebih lanjut.

Dari posko, delapan jenazah selanjutnya dipindahkan ke delapan unit ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak. Proses pengawalan dilakukan personel Sub Pom Sanggau dan Satlantas Polres Sekadau.

Pihak berwenang menyatakan penyebab jatuhnya helikopter masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada faktor cuaca atau gangguan teknis, namun kepastian menunggu hasil analisis data black box.

Operasi ini melibatkan unsur TNI, Polri, dan Basarnas sebagai bentuk sinergi dalam penanganan kecelakaan udara di Kalimantan Barat. (Why)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *