Sertu Hasrin Babinsa Koramil 02/Pontianak Selatan (tengah) foto bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kapuas Bhakti, di lokasi terjadinya Karhutla, Rabu 2 Juli 2025. di Jalan Parit Haji Husain 2, Pontianak, Kalimantan Barat. (Sumber: FIM)

Bagi Kabar, Pontianak: Sertu Hasrin Babinsa Koramil 02/Pontianak Selatan, menyoroti penyebab kebakaran lahan yang terjadi belakangan ini di wilayah Kota Pontianak.

Ia mengatakan kebakaran kemungkinan besar dipicu oleh cuaca panas ekstrem serta aktivitas manusia yang membuka lahan secara tidak terkendali.

“Memang cuaca lagi sangat panas, dan kemungkinan juga ada faktor dari manusianya. Kita lihat lahannya sudah dibabat, mungkin ada yang coba membakar tapi akhirnya merembet,” ujar Hasrin, pada Selasa (2/7/2025).

Ia menegaskan, pihaknya bersama petugas pemadam kebakaran terus bersinergi di lapangan untuk menanggulangi api, tanpa membedakan apakah kebakaran itu disengaja atau tidak.

“Asap ini sangat mengganggu, terutama untuk anak-anak kecil. Ada yang sampai tidak berani keluar rumah,” ungkapnya.

Hasrin juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya petani, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan. Jika terpaksa, sebaiknya dilakukan dengan cara yang lebih aman.

“Kalau mau bakar, sebaiknya digali dulu parit pembatas agar api tidak merambat. Bakar sedikit-sedikit saja di satu titik, jangan langsung semuanya,” tuturnya.

Ia berharap ke depan masyarakat lebih bijak dalam mengelola lahan agar kebakaran tidak terus terulang dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *