Bagi Kabar, Kubu Raya: Peresmian Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Nurhayati di Kabupaten Kubu Raya menjadi langkah kolaboratif dalam memperkuat perlindungan anak melalui pendidikan sejak usia dini.
PIAUD Nurhayati hadir atas kolaborasi Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Kubu Raya bersama yayasan dan para aktivis peduli anak sebagai wadah pendidikan alternatif berbasis agama.
Ketua KPAD Kubu Raya, Diah Savitri, mengatakan inisiatif tersebut lahir sebagai respons terhadap berbagai persoalan yang melibatkan anak, baik sebagai korban maupun pelaku tindak kekerasan dan kejahatan.
Menurut Diah, pendidikan agama sejak dini menjadi fondasi penting agar anak memiliki pemahaman moral sekaligus kemampuan menjaga dan melindungi dirinya sendiri.
“Dari usia dini kita berikan pemahaman ataupun ilmu-ilmu agama kepada anak-anak kita, setidaknya untuk fondasi kita bersama agar anak dapat membuat pengamanan ataupun perlindungan dirinya sendiri,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).
Ia menjelaskan, keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran yang dimiliki KPAD menjadi alasan pentingnya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk yayasan serta komunitas yang peduli terhadap isu perlindungan anak.
PIAUD Nurhayati diharapkan dapat menjadi solusi bagi para orang tua yang ingin memberikan pendidikan agama kepada anak tanpa mengurangi peran utama keluarga dalam pengasuhan dan pembentukan karakter.
Namun demikian, Diah mengungkapkan bahwa operasional lembaga pendidikan tersebut saat ini masih banyak bergantung pada swadaya dan subsidi silang. Karena itu, pihaknya berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan agar program serupa dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak anak.
“Ini adalah upaya kita bersama untuk pencegahan agar perbuatan ataupun tindak kejahatan yang terjadi pada anak-anak itu dapat kita minimalisir,” tutupnya. (Why)

